aku berbisik kepada cermin, aku mendengar suara cermin
aku menulis pada cermin, aku membaca goresan cermin
aku bernyanyi di hadap cermin, cermin menari bersamaku
cermin menangis di hadapku, aku tersenyum menghibur hatinya
cermin selalu setuju kepadaku
cermin tak pernah menoleh sedikit pun dariku
cermin yang paling tahu keadaanku
bahkan tentang derita yang tak cukup diartikan dengan air mata
Yogyakarta, 18 September 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar