Kamis, 19 Januari 2012

KEPADA EMBUN DI SIANG HARI:

setidaknya dengan pena ini sudah kukutuk kau
menjadi kekasih setia dalam tiap larik sajak-sajakku
tak akan ada matahari yang mampu merebutmu dariku
yang menjadikanmu hujan yang sering datang melaburkan
juga hapuskan namamu yang dengan susah payah kusajakkan

"sudah barang tentu embun hanya menyapaku di pagi hari
namun tidak begitu dengan kau! berteduhlah dalam sajak-sajak ini
hingga matahari tak usil lagi, hingga kelak semua ini akan menjadi dongeng
untuk anak-anak kita nanti"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar